SMPN 12 Yogyakarta Meraih Medali Emas di Bidang Teknik di Ajang Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI)
Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (KOPSI) digelar sebagai agenda penting Pusat Prestasi Nasional dalam rangka membangun manusia Indonesia yang berkarakter kreatif dan inovatif. KoPSI berfokus pada karakter ilmiah ditumbuhkan melalui kegiatan kompetisi dalam rangka mengembangkan kemerdekaan berpikir guru dan siswa untuk terus meneliti. Pada tahun ini KOPSI tingkat Kota Yogyakarta diadakan secara daring.
Alhamdulillah di tahun ini, SMPN 12 Yogyakarta yang diwakili oleh Chelsea Aurelia Schmidlen, Niwang Sukma Sangnda Dewi dan Ananda Febby Damayanti mendapatkan nilai tertinggi di bidang Ilmu Pengetahuan Teknik dan Rekayasa dengan score 734 dan mendapatkan Medali emas.
Team Voxpayana peraih emas di ajang KOPSI tingkat Kota Yogyakarta mengusung masalah parkir nuthuk yang sempat happening dan viral di kota Yogyakarta. Dimana, banyak wisatawan mengeluhkan tarif parkir yang dirasa memberatkan dan dicurigai merupakan tarif manipulasi yang dilakukan oleh oknum tukang parkir yang tidak bertanggungjawab. Berbekal dengan menggali literasi mendalam mengenai permasalahan tersebut, team VISI CLUB bidang Teknik dan Rekayasa mencoba mencari akar permasalahan, hingga diketahui bahwa tidak adanya manajemen parkir yang baik, kurang terintegrasi, bahkan masalah parkir liar di kota Yogya tidak terjadi hanya di satu titik, namun di beberapa titik favorit wisatawan seperti Jl.Ahmad Dahlan, Jl. Dagen dan lain sebagainya.
Atas kejelian melihat isu sosial yang viral di lini masa pemberitaan dan media social tersebut, akhirnya team VISI CLUB SMPN 12 Yogyakarta mencoba mencari solusi untuk membantu mengatasi masalah parkir yang telah terjadi. Team Voxpayana merasa ikut prihatin atas tercorengnya nama baik dunia pariwisata kota Yogyakarta yang disebabkan oleh oknum juru parkir liar.

Setelah melakukan analisa masalah, team melakukan percobaan dengan membuat perancangan simulasi parkir dengan titik awal masalah bagaimana mengatasi masalah parkir liar yang menentukan dan menerbitkan karcis serta besaran parkir sendiri? Bagaimana membuat sistem parkir terintegrasi yang pelaporannya bisa dipertanggungjawabkan hingga bagaimana membuat manajemen parkir yang baik? Lalu, dibuatlah projek dengan judul MAMPIR, yang merupakan akronim dari “Mataram Manajemen Parkir”. Mataram sendiri merupakan refleksi dari kota Yogya sebagai kesultanan Mataram. Jadi, MAMPIR merupakan projek penelitian yang diharapkan mampu membantu memberi solusi dinas perhubungan dan dinas pariwisata dalam permasalahan parkir liar yang sempat memberi citra buruk atas pariwisata di kota Yogyakarta.
Penelitian dilakukan dengan penuh antusias dan semangat, terlebih di masa pandemi, kesulitan mendasar adalah intensitas pertemuan. Meski demikian, pelaksanaan pembuatan projek dilakukan secara kombinasi, daring dan luring. Di sela-sela jam pembelajaran sekolah, team VISI CLUB menyempatkan diri ke sekolah untuk bertemu di Laboratorium melakukan percobaan dan mengawal projek. Untuk diskusi mendalam banyak dilakukan secara daring, diskusi bahkan arahan serta motivasi juga paling dominan diberikan oleh Bapak Kepala Sekolah, Bapak Abdurrahman, S.Pd., M.Pd.Si. Beliau tidak pernah lelah memotivasi anak-anak SMPN 12 Yogyakarta dan membagi pengalaman beliau selama mengawal kegiatan penelitian. Pak AB, sapaan akrab beliau banyak andil dalam memberikan informasi mengenai teknik-teknik penulisan karya ilmiah, bagaimana strategi menghadapi juri dan juga mengkoreksi segala hal yang dianggap kurang maksimal. Koreksi dan perubahan dilakukan tidak cukup sekali, gagal, diulang kembali.
Pameo

mengatakan “No Pain No Gain”, tidak ada pencapaian prestasi yang dihasilkan dengan jalan mudah, setelah melakukan revisi, perbaikan prototype berkali-kali dan berkat bimbingan Ibu Oktiana Dwi Astuti S.Pd, Gr yang sabar, akhirnya team VISI CLUB berhasil menyelesaikan pembuatan Makalah, Poster, dan Video, hingga Presentasi sesuai deadline yang diberikan oleh panitia KOPSI tingkat Kota Yogyakarta.
Akhirnya, lomba KOPSI tingkat Kota Yogyakarta diselenggarakan pada hari Selasa, 27 Juli 2021 hingga Kamis tanggal 29 Juli 2021 . SMPN 12 Yogyakarta mengirimkan 5 kelompok/team, baik bidang Teknik, IPA maupun IPS. Kemudian pengumuman pemenang dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Juli 2021 pada pukul 19.30 WIB secara daring oleh panitia penyelenggara.

Pada ajang KOPSI tersebut, selain menjadi pemenang emas, VISI CLUB SMPN 12 Yogyakarta juga mendapatkan 2 medali perunggu. Detail nama-nama pemenang lomba KOPSI adalah sebagai berikut :
Bidang Teknik & Rekayasa dengan medali Emas (MAMPIR/Mataram Menejemen Parkir)
1. Chelsea Aurelia Schmidlen
2. Niwang Sukma Sangnda Dewi
3. Ananda Febby Damayanti
Bidang IPA dengan medali Perunggu (Teh Korea Blue Sebagai Penambah Stamina Bagi Pria dan Wanita)
1. Redyan Wardana Nathan Saputra
2. Irdina Kamilia
3. Aditya Esa Noveda
Bidang IPS dengan medali Perunggu (Pengaruh Aplikasi Tiktok Terhadap Minat Belajar Pelajar SMP di Kota Yogyakarta)
1. Ridho Fathurrahman
2. Avelino Gala Adrista
3. Made Aditya Ganendra Gautama



