Program Kerja
PROGRAM JANGKA PENDEK (1 TAHUN) :
- Menyukseskan sebagai Sekolah Adiwiyata dan penataan Lingkungan Sekolah.
- Menjalin Kerjasama dengan berbagai instansi dalam rangka pengembangan Sekolah.
- Meningkatkan Mutu Lulusan dengan banyak siswa yang berpretasi dan melanjutkan studi ke sekolah terbaik sesuai dengan cita-cita mereka.
- Melasanakan pembelajaran Daring/Luring selama pandemi COVID 19.
- Memperbaiki managmen dan daya serap keuangan.
- Pembenahan Managmen sekolah dengan dengan Managmen berbasis IT .
PROGRAM KERJA JANGKA PANJANG :
- Peningkatan budaya IMTAQ di lingkungan sekolah.
- Pembudayaan 7 S dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengembangkan rasa saling 3 A (Asih, Asah, dan Asuh) sehingga tumbuhnya kesalehan sosial
- Pengembangan kurikulum yang berferensiasi.
- Pengembangan fasilitas Pendidikan untuk optimalisasi pelayanan kepada siswa.
- Peningkatan sumber/alat/media/bahan pembelajaran.
- Pengembangan rata-rata nilai antar mata pelajaran yang relatif homogen.
- Peningkatan dan Pengembangan STSE (SATEMALING) sehingga tercipta literasi IPTEK di lingkungan sekolah.
- Pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan.
- Pengembangan standar pembiayaan pendidikan.
- Peningkatan mutu kelembagaan dan manajemen (Digitalisasi managmen).
- Peningkatan mutu kelulusan yang mampu bersaing di era global dengan berpegang pada budaya/karakter bangsa.
- Peningkatan Prestasi Akademik dan Non Akademik.
PROGRAM SEKOLAH UNTUK PROSES PEMBELAJARAN DARING
A.DENGAN WHATSAPP GROUP ( WAG )
Wali Kelas membuat WhatsApp Grup (WAG) sebagai koordinator setiap kelas dengan anggota:
- Kepala Sekolah atau salah satu Waka atau staf.
- Guru mata pelajaran yang mengajar kelas tersebut.
- Siswa dalam satu kelas.
- Orang tua/wali.
B. Dengan FBG
Wali Kelas membuat Facebook Grup (FBG) yang bersifat tertutup sebagai koordinator setiap kelas dengan anggota:
- Kepala Sekolah atau salah satu Waka atau staf.
- Guru mata pelajaran yang mengajar kelas tersebut.
- Siswa dalam satu kelas.
- Perwakilan orang tua/wali (jumlah maksimal 50 orang dengan FB Massenger).
C. Dengan Microsof 365 (Teams)
Wali Kelas membuat Link Join Meeting yang bersifat tertutup sebagai koordinator setiap kelas dengan anggota:
- Kepala Sekolah atau salah satu Waka atau staf
- Guru mata pelajaran yang mengajar kelas tersebut
- Siswa dalam satu kelas
- Orang tua/wali
PROGRAM SEKOLAH UNTUK PROSES PEMBELAJARAN LURING
- Sekolah berencana membuat radio pemancar (Voxpayana Radio) yang sangat terbatas (ferekusi tertentu) untuk dapat diakses oleh siswa.
- Guru sebagai penyiar, akan menyampaikan materi pembelajaran pada siang hari.
- Materi yang disampikan adalah materi yang diberikan pada pagi hari.
- Akan dibuka kelas tingkat RW (dengan memanfaatkan balai RW) sesuai dengan komposisi siswa yang ada di sekitar RW tersebut
- Guru akan menyiapkan materi (modul/buku) yang siap untuk dipelajari oleh siswa.
PERAN ORANG TUA PADA PROSES PEMBELAJARAN DARING/LURING DI RUMAH
- Membiasakan anak beribadah sesuai dengan agama yang dianutnya.
- Menyepakati aturan dalam keluarga (misalnya, waktu belajar, waktu membantu orang tua, waktu beribadah, waktu beristirahat, dll).
- Menciptakan suasana aman dan nyaman di rumah).
- Membiasakan HBS (hidup bersih dan sehat).
- Melakukan kegiatan bersama dengan anak (missal : beribadah bersama, olahraga bersama, rekreasi bersama).
- Mendukung minat dan bakat anak sehingga potensinya dapat berkembang secara optimal.
- Sebelum anak belajar Daring/Luring dibiasakan untuk sarapan pagi dengan memenuhi gizi seimbang.
- Membisakan anak dalam proses pebelajaran Daring/Luring supaya tepat waktu.
- Diharap anak pada proses pebelajaran Daring/Luring supaya menggunakan seragam sekolah sesuai dengan ketentuan dari Sekolah.
- Jika anak mengalami kesulitan dalam proses/materi pembelajaran Daring/Luring, maka bisa hubungi guru yang bersangkutan atau wali kelas.